Mulai turunnya kepopuleran Facebook berdampak besar terhadap jejaring sosial baru, Google+. Di samping kebiasaan para pengguna yang ingin mencoba hal-hal baru, ketidakpuasan terhadap Facebook dianggap juga sebagai salah satu faktor pemicu para penggunanya bermigrasi ke Google+.
Dalam laporan American Customer Satisfaction Index (ACSI) menunjukkan semakin menurunnya pengguna Facebook di dunia dan semakin bertambahnya pengguna Google+. Dengan menurunnya popularitas Facebook seakan membuka jalan lebar bagi Google+ untuk mendapatkan pangsa pasar. Dengan catatan itu pun jika Google+ berhasil memberikan para penggunanya suatu pengalaman yang lebih dalam berjejaring sosial.
Dalam hal search engine Google mulai disusul oleh Bing, tapi tampaknya pihak Google tidak terlalu mengkhawatirkan hal ini. Google seperti sedang berkonsentrasi pada proyek barunya. Lalu haruskah Facebook khawatir para penggunanya terus berpindah ke Google+?
Terlalu dini untuk meramalkan apa yang akan terjadi. Saya yakin Facebook tidak akan tinggal diam melihat penggunanya berlarian ke jejaring sosial baru. Walaupun Google bisa dikatakan masih baru dalam hal jejaring sosial, tapi sudah terbukti bahwa kebesaran namanya dikarenakan para pengguna yang merasa puas dengan setiap layanan yang disajikan oleh Google.
Akankah Facebook semakin merosot seperti MySpace?
sumber : PCWorld
PT. Lyto Datarindo Fortuna, publisher online games entertainment meluncurkan sistem pembayaran Facebook Credits dengan menggandeng Live Gamer, selaku pihak resmi yang ditunjuk Facebook untuk wilayah Indonesia.
Terkadang kita mendapat email dari seseorang yang belum kita kenal. Tentu saja kita harus berhati-hati, mengingat banyak kejahatan di dunia maya yang menggunakan email sebagai medianya. Mungkin ada baiknya kita mencari tahu tentang informasi detail pemilik email tersebut terlebih dahulu. Mudah saja, kita tinggal bertanya kepadanya dan menunggu balasannya. Tapi ada cara lain yang cukup efektif untuk mengetahui data pengirim secara detail. Cukup dengan menggunakan beberapa layanan yang telah tersedia di internet, salah satunya adalah mencarinya di jejaring sosial.
Inspirasi karya seni bisa datang dari mana saja. Termasuk dari situs jejaring sosial seperti Facebook. Setelah 







Sebenarnya untuk dapat bergabung di Facebook adalah telah berumur di atas 13 tahun. Aturan itu diperlihatkan saat seseorang mendaftarkan dirinya di Facebook. Tapi pada kenyataannya banyak anak-anak yang dapat bergabung dengan cara memalsukan tanggal lahir mereka. Bahkan pernah dilaporkan bahwa
Berangkat dari Facebook yang sekali lagi mendapat kritikan mengenai sistem keamanannya. Symantec baru saja melaporkan bahwa 

Kesepian? Nggak punya pacar? Ngejomblo? Udah, nggak usah manyun gitu, bentar lagi juga dapet pacar kok. Tinggal daftar aja, deskripsikan seperti apa wanita impianmu, dan mereka akan ‘buatkan’ seorang pacar untukmu. Lho? Semudah itu?
Facebook mempunyai dua situs mobile yaitu m.facebook.com (untuk ponsel umum) dan touch.facebook.com (khusus untuk layar sentuh). Hal ini ternyata mempersulit Facebook dalam mengembangkan situs-situsnya. Saat ada perubahan atau penambahan fitur baru pada situs desktop, Facebook juga harus mengembangkan kedua situs mobile-nya tadi. Dan itu memakan banyak waktu dan tenaga karena mengembangkan situs mobile berarti berurusan dengan jutaan perangkat di seluruh dunia.
Facebook merupakan situs jejaring sosial paling diminati oleh sebagian besar masyarakat di Indonesia, termasuk di Gunungkidul, Yogyakarta. Berbagai dampak positif dan negatif bisa diperoleh melalui Facebook, salah satu dampak negatifnya ialah meningkatnya pernikahan dini dikalangan remaja.




