Sebuah kisah nyata yang belum lama terjadi. Seorang remaja di Cina rela mengorbankan ginjalnya untuk mendapatkan uang sebesar 20.000 Yuan. Dan uang tersebut ia gunakan untuk iPhone dan iPad 2.
Anak tersebut pulang ke rumah dengan membawa iPhone dan sebuah komputer. Ibunya langsung curiga dan menanyakan dari mana ia mendapatkan uang untuk membeli ponsel canggih tersebut. Si anak yang tadinya diam akhirnya mengaku, ia telah bertemu seorang broker di internet yang memberikan cara untuk mendapatkan uang dengan menjual organ tubuh. Si anak kemudian pergi ke Chenzou dan di sana ia menjual ginjalnya pada sebuah rumah sakit.
Mendengar hal itu, sang ibu yang syok langsung menghubungi polisi. Dari penyelidikan polisi diketahui bahwa rumah sakit tersebut memang tidak memiliki otoritas untuk melakukan transplantasi organ tubuh. Dan anehnya di sana juga tidak ditemukan catatan resmi mengenai operasi ginjal terhadap si anak. Sampai sekarang broker yang ditemui anak tersebut belum dapat ditangkap.
Menyedihkan memang. Begitu menariknya iklan sebuah produk sehingga membuat seseorang kehilangan akalnya. Dan terlebih lagi si broker yang rela melakukan eksploitasi terhadap anak-anak hanya demi keuntungan pribadi. Tindakan remaja tersebut memang tidak masuk akal, tapi apakah hanya dia yang harus disalahkan?
Walaupun kasus ini terjadi di negara lain tapi tidak menutup kemungkinan juga bisa terjadi di Indonesia. Untuk para orang tua, diharapkan selalu mengawasi pergerakan anaknya. Seorang anak yang sedang berkembang bisa dikatakan masih labil dan dapat berbuat apa saja untuk mewujudkan keinginannya tanpa berpikir panjang.
sumber : Yahoo! News
Akhir-akhir ini isu tentang bahaya radiasi ponsel semakin mencuat setelah WHO menyatakan bahwa radiasi ponsel dapat menyebabkan kanker otak, yang kemudian dibantah oleh para pemain di industri ponsel.






Sebelumnya pernah dilaporkan bahwa
Setelah sukses di komputer berbasis Windows dan perangkat iOS, tak lama lagi Plants VS Zombie akan segera dapat dinikmati oleh di perangkat Android.
Blackberry adalah salah satu smartphone yang paling banyak dipakai di dunia. Bahkan telah menjadi 

Blackberry menjadi smartphone paling populer di Indonesia. Penggunanya di Indonesia ada lebih dari tiga juta orang, yang kira-kira 6% dari seluruh pengguna Blackberry. Penggunanya pun bervariasi. Dari anak-anak, orang tua, wanita karir, bahkan supir bus pun menggunakan Blackberry.
Secure Digital eXtended Capacity (SDXC) akan segera menjadi standar baru media penyimpanan perangkat HD (High Definition). Dengan kapasitas yang semakin besar dan kecepatan lebih tinggi nantinya akan segera menggeser pendahulunya yaitu Secure Digital High Capacity (SDHC).




