Tampilkan postingan dengan label antivirus. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label antivirus. Tampilkan semua postingan

Microsoft Security Essentials, Antivirus Paling Populer

Senin, 13 Juni 2011

mseMicrosoft Security Essentials (MSE) adalah antivirus gratis yang dikhususkan untuk pengguna Windows. Walaupun terbilang antivirus yang baru, MSE ternyata mampu merebut hati para pengguna Windows di seluruh dunia. Terbukti dari laporan OPSWAT yang menyatakan MSE telah menjadi antivirus paling populer di bulan Juni 2011.

Berdasarkan laporan OPSWAST, Microsoft Security Essentials menempati urutan pertama market share di bulan Juni 2011 dengan pengguna 10,66% disusul Avira Antivir 10,18% dan Avast 8,66%. Tapi jika berdasarkan vendor-nya, Microsoft menempati urutan ke-empat dengan 11,24%. Tiga besar ditempati oleh Avira 12,29%, Avast Software 12,37%, dan AVG Technologies 12,37%. Hal ini dikarenakan para vendor tersebut mempunyai lebih dari satu produk antivirus.

Sebetulnya saya juga tidak tahu pasti apa yang membuat MSE begitu diminati. Selama ini saya puas menggunakan Avast. Mungkin karena kemudahan dalam penggunaannya dan antarmuka yang begitu simpel. Atau mungkin karena banyak orang berpikir bahwa produk dari Microsoft sudah seharusnya akan mendapatkan perlindungan terbaik dari produk dari Microsoft juga. Sedangkan untuk kekuatan MSE sendiri mungkin memang bukan yang terbaik. Antivirus-antivirus lain yang sudah lebih dulu hadir memiliki kekuatan yang lebih baik.

mse2

Apapun penyebabnya keberhasilan Microsoft Security Essentials menjadi antivirus paling populer pantas dihargai, mengingat umurnya yang masih begitu muda (mulai diperkenalkan tahun 2009). Microsoft sendiri pernah mengumumkan bahwa MSE telah di-download sekitar 30 juta kali pada tahun 2010.

sumber : Neowin

Lima Antivirus Gratis Untuk Windows 7

Sabtu, 23 April 2011

defendWindows 7 merupakan sistem operasi yang begitu populer di seluruh dunia. Sebelumnya tercatat sekitar 350 juta lisensi Windows 7 terjual di seluruh dunia. Karena kepopulerannya itu tentunya juga akan mengundang datangnya ancaman-ancaman seperti virus, trojan, worm, dan program-program jahat sejenis yang dapat menyerang Windows 7.

Ada lima program antivirus yang direkomendasikan karena dinilai cukup efektif untuk melindungi Windows 7 dari serangan program-program jahat. Ini dia daftarnya :

 

1. Avast Free Antivirus.
Avast memberikan perlindungan yang lengkap untuk komputer dengan Windows 7. Avast dilengkapi dengan anti spyware, firewall, sandbox, dan anti spam untuk melindungi komputer dari praktik phising dan pencurian identitas lewat internet. Update secara otomatis membuat penggunanya merasa nyaman dalam menggunakannya.

2. AVG Free Antivirus.
Walaupun upgrade program ini terbilang mahal, tapi tak dapat dipungkiri bahwa AVG adalah salah satu antivirus yang cukup ampuh untuk melindungi komputer. Prestasinya telah terbukti bertahun-tahun dan mempunyai pengguna yang setia di seluruh dunia. AVG mempunyai tampilan antarmuka yang cukup sederhana dan membutuhkan waktu yang relatif singkat pada proses instalasinya.

3. Microsoft Security Essentials (MSE).
MSE menyediakan perlindungan real-time terhadap virus, spyware, dan program-program jahat lainnya. MSE disediakan secara gratis oleh Microsoft. Tampilannya sederhana, mudah digunakan, dan selalu up-to-date. MSE adalah salah satu alternatif program antivirus yang dapat melindungi komputer dengan teknologi terbaru.

4. Panda Cloud Antivirus.
Panda Cloud Antivirus adalah program antivirus pertama yang berbasis cloud. Antivirus ini terbilang hemat resource komputer. Panda Cloud Antivirus dapat melindungi Windows 7 (32bit dan 64bit) dari serangan virus, spyware, dan lain-lain.

5. Avira AntiVir Personal.
Salah satu antivirus yang terbilang populer karena cukup mudah digunakan adalah Avira AntiVir Personal. Keunggulan dari antivirus ini adalah kemampuannya mendeteksi program-program yang dianggap potensial sebagai malware. Untuk versi gratis tidak dilengkapi dengan email scanner, tapi jika sebuah email yang terinfeksi virus dibuka maka Avira AntiVir Personal akan dapat segera mengenalinya.

sumber : Neowin

Trik Untuk Mengetes Kemampuan Antivirus

Sabtu, 09 April 2011

Banyak sekali program antivirus yang beredar sekarang ini. Dan setiap antivirus memiliki algoritmanya sendiri untuk mendeteksi program-program jahat yang mengancam komputer kita. Namun tidak semua antivirus memiliki kemampuan untuk mendeteksi script berbahaya yang menempel pada file dan dapat dicurigai sebagai virus. Dan ini bisa menjadi masalah serius ketika sebuah program jahat secara diam-diam merusak file-file di komputer dan kita tidak menyadarinya sama sekali.

Ada sebuah trik untuk mengetes apakah sebuah program antivirus dapat mengenali script berbahaya atau tidak. Saya kutip dari Tech-Chand dan telah saya coba sendiri :

1. Buka program Notepad atau editor lainnya.
2. Tuliskan script di bawah ini (tanpa tanda petik):


“ X5O!P%@AP[4\PZX54(P^)7CC)7}$EICAR-STANDARD-ANTIVIRUS-TEST-FILE!$H+H* “


3. Simpan dengan nama ‘virustest.com’.
4. Scan dengan antivirus yang Anda gunakan.

virustest

Jika file tadi dikenali sebagai program berbahaya maka dapat dikatakan Anda telah tepat dalam memilih program antivirus, karena antivirus yang Anda gunakan dapat mengenali script yang dicurigai akan membahayakan komputer Anda. Saya menggunakan Avast 6.01, mungkin akan berbeda jika Anda menggunakan antivirus lain. Silahkan mencoba.

sumber : Tech-Chand (thanks for the trick)

Hasil Pencarian Gempa Jepang Mengarah Pada Malware

Minggu, 13 Maret 2011

Tragedi yang menimpa Jepang belum lama ini dimanfaatkan para penjahat cyber untuk mencari keuntungan lewat peningkatan pencarian berita yang terkait di mesin pencari. Seperti kejadian-kejadian besar lainnya, para pengguna internet dikelabui agar menginstall program jahat saat mereka mencari informasi tentang gempa di Jepang.

Trendmicro melaporkan adanya MalFakeAV-25 yang merupakan varian dari trojan TROJ_FAKEAV.PB telah disisipkan pada situs-situs hasil pencarian. Dengan teknik Search Engine Optimization (SEO) para penjahat cyber membuat situs-situs yang mengandung program jahat itu berada di tingkat atas hasil pencarian.

earthquakejapan

Perlindungan yang terbaik adalah tetap waspada dengan hanya mengunjungi situs-situs yang sudah dipercaya dalam menyajikan berita, dan tetap meng-update program anti virus agar terhindar dari ancaman program jahat yang beredar di internet.

Melindungi Komputer Dari Virus

Minggu, 06 Maret 2011

Kesal rasanya saat kita tahu komputer yang kita sayangi terjangkit virus yang masuk lewat internet. Padahal kita sudah merasa berhati-hati saat menjelajah dunia maya tapi tetap saja kebobolan. Anti virus pun sudah dipasang tapi tetap saja tidak dapat menangkal serangan cyber. Jadi apa yang harus kita lakukan agar terhindar dari serangan-serangan yang tak bertanggung jawab itu? Berikut ini adalah kiat-kiat agar terhindar dari serangan virus, malware, spyware, dan lain sebagainya :

Pasang Firewall
Firewall adalah program yang khusus digunakan sebagai tembok pertahanan komputer kita. Fungsinya menangkal masuknya program-program jahat dari internet yang ingin ‘berbuat sesuatu’ terhadap komputer seperti mencuri dan menghapus data.

Update versi web browser
Selain menambah dan memperbaiki fitur-fiturnya, meng-update versi web browser yang lebih baru juga memperbaiki celah keamanan yang memungkinkan program jahat dapat masuk melaluinya.

Update sistem operasi
Virus bukan hanya menyerang file-file data, tapi juga menyerang file-file milik sistem operasi. Dengan meng-update sistem operasi secara rutin dapat melindungi sistem operasi dari serangan-serangan virus yang berbahaya.

Update anti virus.
Setiap kali ditemukan virus baru, perusahaan anti virus langsung berusaha untuk membuat penangkalnya. Secara berkala meng-update anti virus membuat program anti virus yang terpasang di komputer selalu siap menangkal virus-virus baru.

Selalu berhati-hati 
Walaupun langkah-langkah di atas sudah kita lakukan bukan berarti kita dengan bebas menjelajah internet dengan sesuka hati. Kita juga harus berhati-hati dan selalu waspada terhadap serangan program-program jahat. Tidak asal klik, download dari situs-situs yang terpercaya, tidak sembarangan membuka attachment di email.

sumber : Internet Sehat

Avast 6.0.1 Hadir Dengan AutoSandbox

Sabtu, 26 Februari 2011

Avast, salah satu anti virus yang layak diperhitungkan, telah merilis program barunya, Avast 6. Dengan tampilan yang tidak jauh berubah dengan versi 5, Avast 6 hadir dengan fitur AutoSandbox, yaitu kemampuan untuk menguji program yang dicurigai sebagai program jahat pada sebuah lingkungan terisolasi yang dinamakan sandbox secara otomatis. Jika program itu terbukti sebagai virus atau sejenisnya maka sistem operasi atau file-file yang lain akan tetap aman (tidak terinfeksi).

Selain AutoSandbox, fitur-fitur lain yang hadir bersama Avast 6 antara lain :

  • WebRep - browser plugin untuk menentukan peringkat suatu situs, kombinasi data dari lab virus dan survei para pengguna jaringan internet.
  • SafeZone - area virtual khusus untuk transaksi sensitif (misalnya perbankan online).
  • Menu Restore factory settings.
  • Metode kompresi baru yang membuat file installer sekitar 20% lebih kecil.
  • Script Shield untuk Internet Explorer 8/9.
  • Sidebar gadget.
  • Peningkatan stabilitas dan kompatibilitas Behavior Shield.

Terus terang program ini adalah anti virus kesukaan saya. Fiturnya banyak, interface yang bagus, mudah digunakan, maintenance yang baik, dan tentunya tidak menghabiskan banyak resource pada komputer. Avast 6 dapat di-download di situs resminya.

Artav Meminjam Aplikasi Lain

Rabu, 23 Februari 2011

ARTAV, antivirus besutan bocah kelas 2 SMP, sempat dituding menjiplak kode aplikasi antivirus lain. Sang pembuat, yang masih doyan main game dan internetan tersebut, pun mengakui dan meminta maaf atas perbuatannya.

"Sebelumnya saya minta maaf jika pada ARTAV, antivirus saya tidak mencantumkan credit title Moh. Aly Shodiqin (pembuat Al Virus Scan) dalam ARTAV saya menggunakan fitur quarantine, registry tweak dan sound warning dari Al Virus Scan," tulis Arrival Dwi Sentosa dalam situsnya.

Jika ditilik lebih dalam, memang terdapat beberapa persamaan antara anti virus ARTAV dengan Al Virus scan. Mulai dari sistem notifikasinya, sistem scanning, quarantine, dan registry tweak. Hanya saja, ARTAV memiliki tampilan yang lebih bersahabat dengan icon yang lucu.

Ketika disambangi detikINET, Kamis (17/2/2011), bocah yang akrab disapa Ival itu, berjanji untuk memperbaiki kesalahannya dengan menampilkan nama pembuat kode pada versi ARTAV selanjutnya.
"Nanti di versi ARTAV yang terbaru akan saya cantumkan credit title Moh. Aly Shodiqin. Sekali lagi saya berterimakasih pada Moh. Aly Shodiqin yang sudah memberikan izin fitur quarantine dan support kepada saya untuk tetap mengembangkan ARTAV ini," tulis Ival.

sumber : detikINET

Ad
 
 
 

Followers